Tampilkan postingan dengan label ads. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ads. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 April 2014

Tips LinkedIn Marketing dan Cara Memasang LinkedIn Ads

Blue Ocean Strategy Untuk Social Media Marketing : LinkedIn Ads

Banyak orang telah mengenal Facebook dan sampai saat ini Facebook merupakan social media yang terbesar. Telah banyak juga para pengguna Facebook menggunakannya sebagai media untuk promosi, branding sampai dengan berjualan produk. Dulu menggunakan Facebook sebagai media advertising merupakan sebuah ide Blue Ocean Strategy yang brilian dimana belum banyak yang tahu dan faham bagaimana memanfaatkannya. Sayangnya saat ini berpromosi di Facebook sudah berubah dari Blue Ocean Strategy menjadi red ocean strategy dimana anda harus berdarah-darah untuk bisa mempromosikan usaha dan produk anda.

Jika anda ingin kembali bermain di area “Blue Ocean Strategy” kami sarankan untuk mulai mencoba menggunakan LinkedIn.






Apa itu LinkedIn?


LinkedInadalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. Sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya.

Di indonesia pengguna social media ini belum terlalu banyak kecuali hanya beberapa persen saja jika di bandingkan para pengguna Facebook. Meskipun jumlah penggunanya tidak banyak di Indonesia akan tetapi para penggunanya adalah kebanyakan para profesional.

Trus kenapa LinkedIn merupakan Blue Ocean Strategy bagi Social Media Marketing? hal ini dikarenakan dua hal, yang pertama belum banyak pemain ads di social media ini dan kedua yang paling penting adalah pengguna dari LinkedIn adalah orang-orang profesional dari Corporate/ Perusahaan seperti manager, direktur, bahkan owner yang pada umumnya adalah decision maker.

Promosi untuk marketing di LinkedIn ada 2 jenis yang bisa di lakukan yaitu :

1. Promosi Gratis
2. Promosi Berbayar LinkedIn Ads

    LinkedIn Marketing

    1. Promosi Gratis
    Sama halnya dengan yang biasa kita lakukan di Facebook, yang harus kita lakukan adalah :

    a. Cari koneksi sebanyak-banyaknya (kalo di Facebook namanya add friends)
    b. Update Status yang bermanfaat
    c. Upload foto-foto tentang usaha atau produk kita
    d. Serta yang paling penting adalah fokus pada “Keyword” anda saat melakukan apapun aktifitas anda.
      Disini akan saya beri 1 contoh kasus untuk keyword “pelukis pasir indonesia”. Jika anda sering melihat acara sebuah televisi yang berjudul “Indonesia Mencari Bakat (IMB)”, pasti anda kenal dengan yang namanya Vina Candrawati salah seorang kontestan IMB. Banyak website dan blog yang berhasil menembus halaman 1 di Google dengan “nebeng” nama mbak Vina ini. Tapi jika anda sudah mencoba keyword “pelukis pasir indonesia” maka selain nama mbak Vina ada nama lain yang bersaing dengan nama Vina yaitu Angela Roseli.




      Kalo mbak Vina terkenal dan bisa masuk di halaman 1 mbah google karena kekuatan dunia televisi dari acara IMB, sedangkan Cece Angela Roseli bersaing di halaman 1 karena kekuatan social media dari “LinkedIn”.

      Hingga saat ini posisi Cece Angela Roseli dan Mbak Vina saling bersaing, saat di cek per tanggal 12 Juni 2013 posisi Cece Angela Roseli berada di Peringkat teratas!!! Mengalahkan mbak Vina.

      Apa rahasianya? Ternyata adalah adalah 4 hal yang sudah di sebutkan diatas, setiap kali update status di LinkedIn maka posisi Cece Angeli Roseli akan melonjak naik ke urutan teratas.

      1. Promosi Berbayar LinkedIn Ads
      Promosi berikutnya adalah promosi berbayar LinkedIn Ads. Promosi jenis ini tidak jauh beda dengan Facebook ads, hanya ada beberapa perbedaan yang cukup lumayan jika di bandingkan dengan Facebook ads. Posisi saat menampilkan ads juga sama seperti Facebook ads yaitu di sebelah kanan atas.




      Perbedaan mendasar dari LinkedIn ads terhadap adalah Facebook ads adalah audience yang di target seperti di bawah ini.









      Jadi jelas berbeda apa yang bisa di target LinkedIn ads dan Facebook ads terutama dari sisi market-nya.
      Oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu di perhatikan jika ingin beriklan di LinkedIn yaitu :

      1. Usahakan bukan produk consumer goods biasa (seperti pakaian, makanan, dll) tapi usahakan produk 

      2. yg di butuhkan oleh Perusahaan atau para professional (seperti Software ERP, Gadget Canggih, Seminar, Event Organizer dll).

      3. Corporate seringkali memiliki perilaku konsumen yang berbeda di bandingkan konsumen pada umumnya.

      4. Pasar yang di target pada umumnya yang bersifat Busniness to Business (B2B) dan menengah ke atas.

      5. Biaya iklan minimal per hari adalah USD 10/day :)
        So, selamat mencoba di area Blue Ocean Strategy yang baru, mudah-mudahan bermanfaat.




        Written by :

        Ludy Madianto & Jonie SQL

        Incorporated http://www.goldenlion.co.id/



        Also Administrator of :

        http://www.LinkedIn.com/pub/angela-roseli-sand-artist-pelukis-pasir/58/484/a79








        ReadFull Article ..