Tampilkan postingan dengan label ayahnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ayahnya. Tampilkan semua postingan
Selasa, 31 Desember 2013
Gadis dibunuh ayahnya kerana digossip sering keluar malam
New Delhi - Seorang ayah di India tega membunuh anak perempuannya. Penyebabnya, hanya kerana dia tidak tahan dengan gosip yang beredar lantaran puterinya kerap pulang larut malam.
Seperti dilansir Asia One, Selasa (18/6/2013), sang ayah akhirnya ditangkap setelah polis menemukan jasadmangsa . Jasad gadis India berusia 18 tahun ini ditemui di dalam sumur yang kering di desa Kurukshetra, Changdigarh, India.
Menurut polis , pelaku menikam mangsa terlebih dahulu dengan benda tajam. Kemudian pelaku membungkus tubuh mangsa dengan selimut, sebelum akhirnya melemparkannya ke dalam sumur. Aksi keji tersebut terjadi pada Jumaat (14/6) lalu.
Jiran mangsa memberitahu, gadis tersebut mengambil kursus menjahit usai pulang sekolah. Setiap harinya, dia pulang larut malam. Gara-gara ini, para tetangga pun mulai menggosipkan hal-hal negatif tentang gadis tersebut.
Kepada polis , pelaku memberitahu motifnya. Dia mengaku sangat marah ketika mengetahui warga desa menggosipkan hal-hal negatif mengenai puterinya. Namun parahnya, kemarahan ini dia lampiaskan kepada puterinya.
Pelaku mengaku dia sama sekali tidak tahu apakah puterinya memiliki hubungan terlarang atau ada alasan lain yang membuat dia kerap pulang larut malam. detikNews
Seperti dilansir Asia One, Selasa (18/6/2013), sang ayah akhirnya ditangkap setelah polis menemukan jasadmangsa . Jasad gadis India berusia 18 tahun ini ditemui di dalam sumur yang kering di desa Kurukshetra, Changdigarh, India.
Menurut polis , pelaku menikam mangsa terlebih dahulu dengan benda tajam. Kemudian pelaku membungkus tubuh mangsa dengan selimut, sebelum akhirnya melemparkannya ke dalam sumur. Aksi keji tersebut terjadi pada Jumaat (14/6) lalu.
Jiran mangsa memberitahu, gadis tersebut mengambil kursus menjahit usai pulang sekolah. Setiap harinya, dia pulang larut malam. Gara-gara ini, para tetangga pun mulai menggosipkan hal-hal negatif tentang gadis tersebut.
Kepada polis , pelaku memberitahu motifnya. Dia mengaku sangat marah ketika mengetahui warga desa menggosipkan hal-hal negatif mengenai puterinya. Namun parahnya, kemarahan ini dia lampiaskan kepada puterinya.
Pelaku mengaku dia sama sekali tidak tahu apakah puterinya memiliki hubungan terlarang atau ada alasan lain yang membuat dia kerap pulang larut malam. detikNews
Langganan:
Postingan (Atom)