Tampilkan postingan dengan label gadis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gadis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Januari 2014

Aneh Tradisi Persembahan Anak Gadis Ke Pelacuran

 

Sebut saja Puja. Usia gadis ini sekitar 13 tahun. Masih sekolah. Suka menyanyi dan menari. Sambil tertawa, ia melontarkan mimpi ingin menjadi bintang film suatu saat nanti. Jauh di balik kepolosannya sebagai gadis desa, Puja memiliki pemikiran maju. Ia adalah gadis pertama di keluarganya yang sekolah, dan bertekad menyelesaikannya. Sedikit gadis di lingkungannya yang memiliki tekad serupa.

Ia tak ingin bernasib seperti Priya, wanita berusia hampir 40 tahun yang dipaksa hidup di lingkungan prostitusi sesaat setelah memasuki masa pubertas.Menjual anak perempuan yang memasuki usia pubertas ke prostitusi menjadi cerita jamak di Distrik Bharatpur, India. Bahkan, menjadi bagian tradisi masyarakat setempat yang ditandai upacara menyambut masa pubertas: Nathni Utarna.

Upacara itu menjadi penanda seorang gadis siap dikirim ke perdagangan seks. Siap tidur dengan klien pertamanya.
Masyarakat tak melihat ada yang salah saat seorang ayah membawa anak gadisnya ke dalam bisnis seks.
Begitu pula saat seorang pemuda membawa adiknya ke tempat pelacuran. Mereka hanya melihatnya sebagai tradisi turun-temurun.

Tradisi itu bermula dari budaya devdasi, yang artinya persembahan untuk Tuhan. Anak-anak perempuan didedikasikan sebagai pekerja seksual atas nama agama. Hanya, tradisi yang mulanya wujud persembahan keagamaan ini telah menjelma menjadi ladang bisnis yang menjanjikan kehidupan layak.

Plan India, sebuah lembaga sosial terus berupaya untuk menghapus tradisi tersebut. “Banyak wanita di pusat rehabilitasi memastikan bahwa anak-anak perempuan di keluarga mereka tak melanjutkan tradisi ini,” ujar Anil Kapoor, salah satu aktivis Plan India, kepada CNN.

“Sebuah langkah kecil, tapi arahnya sudah benar. Mengubah pola pikir wanita di pedesaan adalah kuncinya,” ujarnya. “Sekarang, ketika wanita-wanita sudah memiliki pendirian sendiri melawan prostitusi, saya optimistis tradisi itu bisa diakhiri.”

Plan India membidik anak-anak perempuan yang belum terjerumus ke dalam pelacuran. Sebab, mereka yang sudah terlanjur masuk ke dalam bisnis tersebut umumnya sulit melepaskan diri karena terikat pengtinjauanan yang menjanjikan. “Pendidikan adalah kunci untuk mengubah.”
  bodrexcaem
ReadFull Article ..

Selasa, 31 Desember 2013

Gadis dibunuh ayahnya kerana digossip sering keluar malam

 
New Delhi -   Seorang ayah di India tega membunuh anak perempuannya. Penyebabnya, hanya kerana dia tidak tahan dengan gosip yang beredar lantaran puterinya kerap pulang larut malam.

Seperti dilansir Asia One, Selasa (18/6/2013), sang ayah akhirnya ditangkap setelah polis  menemukan jasadmangsa . Jasad gadis India berusia 18 tahun ini ditemui  di dalam sumur yang kering di desa Kurukshetra, Changdigarh, India.

Menurut polis , pelaku menikam mangsa terlebih dahulu dengan benda tajam. Kemudian pelaku membungkus tubuh mangsa dengan selimut, sebelum akhirnya melemparkannya ke dalam sumur. Aksi keji tersebut terjadi pada Jumaat (14/6) lalu.

Jiran mangsa memberitahu, gadis tersebut mengambil kursus menjahit usai pulang sekolah. Setiap harinya, dia pulang larut malam. Gara-gara ini, para tetangga pun mulai menggosipkan hal-hal negatif tentang gadis tersebut.

Kepada polis , pelaku memberitahu motifnya. Dia mengaku sangat marah ketika mengetahui warga desa menggosipkan hal-hal negatif mengenai puterinya. Namun parahnya, kemarahan ini dia lampiaskan kepada puterinya.

Pelaku mengaku dia sama sekali tidak tahu apakah puterinya memiliki hubungan terlarang atau ada alasan lain yang membuat dia  kerap pulang larut malam. detikNews
ReadFull Article ..